Hotline 0271732122

Vaxneuvance

Indikasi  

  • Bayi, anak-anak, dan remaja (usia 6 minggu hingga 17 tahun): Diindikasikan untuk imunisasi aktif guna mencegah penyakit pneumokokus (termasuk penyakit invasif, pneumonia, dan otitis media akut) yang disebabkan oleh Streptococcus pneumoniae serotipe 1, 3, 4, 5, 6A, 6B, 7F, 9V, 14, 18C, 19A, 19F, 22F, 23F, dan 33F.
  • Orang dewasa (usia 18 tahun ke atas): Diindikasikan untuk imunisasi aktif guna mencegah penyakit pneumokokus (termasuk penyakit invasif dan pneumonia) yang disebabkan oleh serotipe Streptococcus pneumoniae yang sama seperti di atas.

Jadwal Vaksinasi

  • Vaksin diberikan secara intramuskular (suntikan ke dalam otot) dengan dosis 0,5 mL.
    • Bayi usia 6 minggu – 6 bulan: * Regimen 4 dosis (Rekomendasi rutin): Tiga dosis pertama (seri primer) diberikan dengan interval minimal 4 minggu, di mana dosis pertama biasa dimulai pada usia 2 bulan (atau paling cepat 6 minggu). Dosis keempat (booster) diberikan pada rentang usia 11 hingga 15 bulan.
      • Regimen 3 dosis (Alternatif): Dua dosis primer dengan interval 2 bulan, dimulai pada usia 2 bulan (atau paling cepat 6 minggu), diikuti dosis ketiga (booster) pada usia 11 hingga 15 bulan.
    • Bayi prematur (<37 minggu kehamilan saat lahir): Harus menerima regimen 4 dosis, dengan dosis pertama dimulai pada usia 2 bulan (interval 4 minggu) dan dosis keempat pada usia 11-15 bulan.
    • Jadwal Kejar (Catch-up) untuk anak yang belum divaksinasi lengkap:
      • Usia 7 – 11 bulan: Diberikan 3 dosis (dua dosis pertama berjarak minimal 4 minggu; dosis ketiga diberikan setelah usia 12 bulan dan berjarak minimal 2 bulan dari dosis kedua).
      • Usia 12 – 23 bulan: Diberikan 2 dosis dengan interval 2 bulan.
      • Usia 2 – 17 tahun: Diberikan sebagai dosis tunggal (1 dosis).
    • Dewasa (18 tahun ke atas): Diberikan sebagai dosis tunggal (1 dosis).

Komposisi Vaksin

  • Vaksin konjugat ini (Vaxneuvance) adalah vaksin Pneumococcal 15-valent.
  • Terdiri dari protein pembawa CRM197 dan mencakup 15 serotipe bakteri Streptococcus pneumoniae, yaitu: 1, 3, 4, 5, 6A, 6B, 7F, 9V, 14, 18C, 19A, 19F, 22F, 23F, dan 33F.

Efek Samping

  • Pada bayi & balita:
    • Nyeri, bengkak, kemerahan, atau benjolan di tempat suntikan.
    • Lebih rewel dari biasanya.
    • Lebih mengantuk dari biasanya.
    • Makan lebih sedikit dari biasanya.
    • Demam.
  • Pada anak usia 2-17 tahun:
    • Nyeri, bengkak, kemerahan, atau benjolan di tempat suntikan.
    • Nyeri otot.
    • Merasa Lelah.
    • Sakit kepala.
    • Demam.
  • Pada dewasa:
    • Nyeri, bengkak, kemerahan, atau benjolan di tempat suntikan.
    • Nyeri otot.
    • Merasa Lelah.
    • Sakit kepala.
    • Nyeri sendi.

Kontraindikasi

  • Vaxneuvance dikontraindikasikan (tidak boleh diberikan) pada individu yang memiliki riwayat reaksi alergi parah (seperti anafilaksis) terhadap komponen apa pun dari vaksin tersebut atau terhadap vaksin lain yang mengandung toksoid difteri.
  • Pemberian vaksinasi harus ditunda apabila pasien sedang menderita penyakit demam akut yang parah atau infeksi akut (namun infeksi ringan dan demam ringan tidak perlu menunda vaksinasi).