Vaksin injeksi virus hidup yang digunakan untuk membantu mencegah penyakit cacar air (varicella).
Vaksin ini dapat diberikan kepada anak-anak mulai usia 12 bulan atau lebih.
Jadwal Vaksinasi
Dosis & Metode: Diberikan melalui suntikan. Dosis vaksin adalah sama untuk semua anak.
Anak usia 12 bulan hingga 12 tahun: Jika dokter memberikan dosis kedua, dosis tersebut harus diberikan minimal 3 bulan setelah dosis pertama.
Usia 13 tahun ke atas: Untuk orang yang pertama kali divaksinasi pada usia 13 tahun dan lebih tua, dosis kedua harus diberikan 4 sampai 8 minggu setelah dosis pertama.
Komposisi Vaksin
Bahan Aktif: Vaksin virus hidup yang dilemahkan berupa sediaan liofilisasi dari strain Oka/Merck varicella.
Kandungan per Dosis: Setiap 0,5 mL dosis mengandung minimum 1350 PFU (plaque-forming units) virus Oka/Merck varicella.
Bahan Tidak Aktif (Eksipien): Mengandung gelatin dan neomycin dalam jumlah sedikit.
Efek Samping
Nyeri, bengkak, gatal, dan kemerahan pada area suntikan.
Demam
Lekas marah
Kesemutan pada kulit
Shingles (herpes zoster)
Ruam seperti cacar air pada tubuh atau area injeksi
Kontraindikasi
Alergi terhadap salah satu komponennya, termasuk gelatin dan neomycin.
Memiliki kelainan darah atau jenis kanker yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh.
Sedang menggunakan obat untuk menekan sistem kekebalan tubuh (imunosupresan).
Memiliki defisiensi imun, termasuk akibat dari penyakit seperti AIDS.
Memiliki penyakit tuberkulosis (TBC) aktif yang tidak diobati.
Sedang mengalami demam di atas 38,5oC
Wanita yang sedang hamil, di mana kehamilan juga harus dihindari selama 3 bulan setelah vaksinasi dilakukan.