Hotline 0271732122

Varivax

Indikasi

  • Vaksin injeksi virus hidup yang digunakan untuk membantu mencegah penyakit cacar air (varicella).
  • Vaksin ini dapat diberikan kepada anak-anak mulai usia 12 bulan atau lebih.

Jadwal Vaksinasi

  • Dosis & Metode: Diberikan melalui suntikan. Dosis vaksin adalah sama untuk semua anak.
  • Anak usia 12 bulan hingga 12 tahun: Jika dokter memberikan dosis kedua, dosis tersebut harus diberikan minimal 3 bulan setelah dosis pertama.
  • Usia 13 tahun ke atas: Untuk orang yang pertama kali divaksinasi pada usia 13 tahun dan lebih tua, dosis kedua harus diberikan 4 sampai 8 minggu setelah dosis pertama.

Komposisi Vaksin

  • Bahan Aktif: Vaksin virus hidup yang dilemahkan berupa sediaan liofilisasi dari strain Oka/Merck varicella.
  • Kandungan per Dosis: Setiap 0,5 mL dosis mengandung minimum 1350 PFU (plaque-forming units) virus Oka/Merck varicella.
  • Bahan Tidak Aktif (Eksipien): Mengandung gelatin dan neomycin dalam jumlah sedikit.

Efek Samping

  • Nyeri, bengkak, gatal, dan kemerahan pada area suntikan.
  • Demam
  • Lekas marah
  • Kesemutan pada kulit
  • Shingles (herpes zoster)
  • Ruam seperti cacar air pada tubuh atau area injeksi

Kontraindikasi 

  • Alergi terhadap salah satu komponennya, termasuk gelatin dan neomycin.
  • Memiliki kelainan darah atau jenis kanker yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh.
  • Sedang menggunakan obat untuk menekan sistem kekebalan tubuh (imunosupresan).
  • Memiliki defisiensi imun, termasuk akibat dari penyakit seperti AIDS.
  • Memiliki penyakit tuberkulosis (TBC) aktif yang tidak diobati.
  • Sedang mengalami demam di atas 38,5oC
  • Wanita yang sedang hamil, di mana kehamilan juga harus dihindari selama 3 bulan setelah vaksinasi dilakukan.