Hotline 0271732122

Prevenar 20

Indikasi

  • Bayi usia 6 minggu hingga 15 bulan: Diindikasikan untuk membantu mencegah penyakit seperti: meningitis (peradangan di sekitar otak), sepsis atau bakteremia (bakteri di dalam aliran darah), pneumonia (infeksi paru), dan infeksi telinga yang disebabkan oleh 20 jenis bakteri Streptococcus pneumoniae. 
  • Individu usia 18 hingga 64 tahun: Diindikasikan untuk membantu mencegah penyakit seperti: pneumonia (infeksi paru), sepsis atau bakteremia (bakteri di dalam aliran darah), dan meningitis (peradangan di sekitar otak) yang disebabkan oleh 20 jenis bakteri Streptococcus pneumoniae.

Jadwal Vaksinasi

  • Vaksin diberikan secara intramuskular (suntikan ke dalam otot) dengan dosis 0,5 mL. Untuk lokasi suntikan, disarankan pada paha bagian anterolateral untuk bayi, atau di otot deltoid (lengan atas) untuk anak-anak dan orang dewasa.
    • Bayi (6 minggu – 15 bulan): Dapat diberikan dalam seri 4 dosis. Seri primer terdiri dari 3 dosis, dengan dosis pertama diberikan pada usia 2 bulan (atau paling cepat usia 6 minggu) dan interval antardosis setidaknya 4 minggu. Dosis keempat (dosis booster) direkomendasikan pada usia antara 11 hingga 15 bulan. Jika dosis pertama menggunakan Prevenar 20, disarankan untuk melengkapi seluruh rangkaian dengan vaksin yang sama.
    • Individu Dewasa (18 – 64 tahun): Diberikan sebagai dosis tunggal (single-dose). Kebutuhan untuk revaksinasi (pemberian dosis lanjutan) belum ditetapkan.

Komposisi Vaksin

  • Tiap 1 dosis (0,5 mL) mengandung polisakarida pneumokokus yang terdiri dari:
    • Serotipe: 1, 3, 4, 5, 6A, 7F, 8, 9V, 10A, 11A, 12F, 14, 15B, 18C, 19A, 19F, 22F, 23F, dan 33F, di mana masing-masing mengandung sebanyak 2,2 µg.
    • Serotipe 6B: Mengandung sebanyak 4,4 µg.
    • Vaksin ini dikonjugasikan pada protein pembawa CRM197 (sekitar 51 µg per dosis) dan diadsorpsi pada aluminium fosfat (0,125 mg aluminium per dosis).

Efek Samping

  • Bayi dan Anak (Usia 6 minggu – 15 bulan):
    • Penurunan nafsu makan.
    • Mudah marah.
    • Rasa mengantuk.
    • Demam.
    • Di tempat injeksi yang dialami semua anak: kemerahan, pembengkakan atau pengerasan, nyeri atau nyeri tekan.
  • Orang dewasa:
    • Sakit kepala.
    • Nyeri sendi dan nyeri otot.
    • Kelelahan.
    • Nyeri/nyeri tekan di tempat injeksi.
    • Pembengkakan di tempat injeksi, kemerahan di tempat injeksi, dan demam.

Kontraindikasi 

Vaksin tidak boleh digunakan pada individu yang memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap zat aktif, eksipien (bahan tambahan) yang terdapat di dalam vaksin, maupun terhadap vaksin lain yang mengandung difteria toksoid