Shingrix diindikasikan untuk pencegahan herpes zoster (HZ) dan post-herpetic neuralgia (PHN), nyeri saraf jangka panjang yang mengikuti herpes zoster.
Vaksin ini diberikan kepada orang dewasa berusia 50 tahun ke atas.
Vaksin ini juga diberikan kepada orang dewasa berusia 18 tahun ke atas yang memiliki peningkatan risiko terkena herpes zoster.
Jadwal Vaksinasi
Vaksin disuntikkan secara intramuskular (ke dalam otot), yang direkomendasikan pada lengan atas (otot deltoid).
Jadwal vaksinasi primer terdiri dari 2 dosis, yang masing-masing sebanyak 0,5 mL.
Dosis kedua diberikan 2 bulan setelah dosis pertama.
Apabila diperlukan fleksibilitas waktu, dosis kedua dapat diberikan antara 2 hingga 6 bulan setelah dosis pertama.
Untuk subjek dengan kondisi imunodefisiensi atau imunosupresi (akibat penyakit atau terapi) yang membutuhkan perlindungan lebih cepat, dosis kedua dapat diberikan 1 hingga 2 bulan setelah dosis pertama.
Komposisi Vaksin
Setelah serbuk dilarutkan dengan suspensi, 1 dosis (0,5 mL) mengandung
Zat Aktif:Varicella Zoster Virus glycoprotein E antigen sebanyak 50 µg.
Adjuvan (AS01B): Mengandung ekstrak tanaman Quillaja saponaria Molina fraksi 21 (QS-21) 50 µg, dan 3-O-desacyl-4′-monophosphoryl lipid A (MPL) dari Salmonella minnesota 50 µg.
Bahan Tambahan Serbuk: Sukrosa, polysorbate 80 (E 433), sodium dihydrogen phosphate dihydrate (E 339), dan dipotassium phosphate (E 340).
Bahan Tambahan Suspensi:Dioleoyl phosphatidylcholine (E 322), kolesterol, sodium chloride, disodium phosphate anhydrous (E 339), potassium dihydrogen phosphate (E 340), dan air untuk injeksi.
Efek Samping
Sakit kepala
Keluhan perut dan pencernaan (mual, muntah, diare dan/atau sakit perut)
Nyeri otot (myalgia)
Nyeri, kemerahan, dan bengkak pada tempat suntikan diberikan
Merasa Lelah
Menggigil
Demam.
Kontraindikasi
Vaksin ini tidak boleh diberikan kepada individu yang memiliki hipersensitivitas atau reaksi alergi terhadap zat aktif maupun bahan tambahan lain dalam vaksin ini.
Vaksinasi harus ditunda apabila pasien sedang menderita penyakit demam akut yang parah atau infeksi berat dengan panas tinggi.