Indikasi
Rotarix adalah vaksin yang digunakan untuk melindungi anak terhadap gastroenteritis (penyakit yang menyebabkan muntah parah dan diare) yang disebabkan oleh infeksi rotavirus.
Jadwal Vaksinasi
- Metode Pemberian: Vaksin (sebanyak 1.5 mL) selalu diberikan secara oral (ke dalam mulut) anak. Dalam keadaan apa pun, vaksin ini tidak boleh diberikan melalui suntikan.
- Dosis & Waktu: Anak akan menerima sebanyak dua dosis vaksin.
- Dosis pertama diberikan paling cepat saat anak berusia 6 minggu.
- Dosis kedua diberikan setidaknya 4 minggu setelah dosis pertama.
- Kedua dosis tersebut harus sudah selesai diberikan sebelum anak mencapai usia 24 minggu.
- Keterangan Tambahan: Dapat diberikan pada bayi prematur. Apabila anak memuntahkan atau mengeluarkan kembali vaksin, satu dosis pengganti dapat diberikan pada kunjungan yang sama
Komposisi Vaksin
- Setiap 1 dosis (1.5 mL) Rotarix mengandung:
- Bahan Aktif: Live attenuated human rotavirus RIX4414 strain tidak kurang dari 106.6CCID50.
- Bahan Lainnya (Eksipien): Sucrose, di-sodium adipate, Dulbecco’s Modified Eagle Medium (DMEM), dan sterile water (air steril).
Efek Samping
- Diare
- Rewel / iritabilitas
Kontraindikasi
- Sebelumnya pernah mengalami reaksi alergi terhadap vaksin rotavirus atau terhadap bahan penyusun apa pun di dalam Rotarix.
- Pernah memiliki riwayat intususepsi (obstruksi usus).
- Lahir dengan kelainan bawaan pada sistem gastrointestinal (pencernaan).
- Memiliki penyakit keturunan langka Severe Combined Immunodeficiency (SCID) yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh.
- Perhatian Khusus (Penundaan): Pemberian vaksinasi harus ditunda terlebih dahulu apabila anak sedang mengalami infeksi berat dengan suhu tubuh (demam) tinggi, atau sedang mengalami diare dan muntah, hingga anak tersebut pulih. Infeksi ringan seperti pilek seharusnya tidak menjadi masalah.