Hotline 0271732122

ProQuad

Indikasi

ProQuad adalah vaksin virus injeksi yang digunakan untuk membantu mencegah penyakit campak (rubeola), gondongan (mumps), rubella (campak Jerman), dan cacar air (varicella).

Jadwal Vaksinasi

  • Dosis Pertama: Individu berusia 12 hingga 23 bulan harus menerima dosis pertama ProQuad. 
  • Dosis Kedua: Apabila dosis kedua vaksin campak, gondongan, rubella, dan varicella diperlukan, ProQuad dapat digunakan. Dosis ini biasanya diberikan pada saat anak berusia 4 hingga 6 tahun. 
  • Cara Pemberian: Vaksin disuntikkan secara subkutan (di bawah kulit) pada daerah deltoid (lengan atas) atau di area paha bagian anterolateral atas. Vaksin ini sama sekali tidak boleh disuntikkan ke dalam pembuluh darah (intravaskular).

Komposisi Vaksin

  • Bahan Aktif: Merupakan vaksin virus hidup gabungan yang dilemahkan, berisi virus campak (Measles), gondongan (Mumps), rubella, dan varicella (Oka/Merck). 
  • Bahan Tidak Aktif (Eksipien): Sucrose, gelatin, sodium chloride, sorbitol, monosodium L-glutamate monohydrate, potassium chloride, sodium phosphate, sodium bicarbonate, potassium phosphate, urea, serta sisa neomisin dalam jumlah kecil.

Efek Samping

  • Keluhan pada area tempat suntikan (termasuk nyeri, kemerahan, bengkak, atau memar)
  • Demam (38,9oC atau lebih tinggi)
  • Iritabilitas
  • Ruam (termasuk ruam menyerupai campak atau varicella, eksantema virus, dan ruam pada lokasi injeksi)
  • Infeksi saluran pernapasan atas
  • Muntah
  • Diare

Kontraindikasi 

  • Memiliki alergi (hipersensitivitas) terhadap salah satu komponen vaksin, termasuk neomisin dan gelatin. 
  • Memiliki kelainan darah, leukemia, limfoma, atau jenis kanker apa pun yang memengaruhi sumsum tulang atau sistem kekebalan tubuh. 
  • Sedang menggunakan terapi obat penekan sistem kekebalan tubuh (imunosupresif), termasuk kortikosteroid dosis tinggi. 
  • Mengalami defisiensi imun primer maupun akibat penyakit (seperti AIDS) atau pengobatan. 
  • Memiliki penyakit tuberkulosis (TB) aktif yang tidak diobati. 
  • Sedang mengalami penyakit demam aktif dengan suhu lebih dari 38,5oC. 
  • Wanita yang sedang hamil (Selain itu, kehamilan harus dihindari selama 3 bulan setelah vaksinasi).