Indikasi
- ABRYSVO diindikasikan untuk mencegah penyakit saluran pernapasan bagian bawah yang disebabkan oleh respiratory syncytial virus (RSV) melalui:
- Perlindungan pasif pada bayi: Dari sejak lahir hingga usia 6 bulan, yang diperoleh melalui imunisasi pada ibu (maternal) selama masa kehamilan.
- Imunisasi aktif pada individu berusia 60 tahun ke atas.
- Imunisasi aktif pada individu berusia 18 hingga 59 tahun yang memiliki peningkatan risiko (berisiko tinggi) terhadap penyakit saluran pernapasan bagian bawah akibat RSV.
Jadwal Vaksinasi
- Dosis: Diberikan sebagai injeksi dosis tunggal sebanyak 0,5 mL.
- Waktu Pemberian Ibu Hamil: Diberikan antara minggu ke-24 hingga ke-36 masa kehamilan (akhir trimester kedua atau ketiga).
- Metode Pemberian: Vaksin disuntikkan secara intramuskular (ke dalam otot) di daerah deltoid pada lengan atas. Tidak boleh diberikan secara intravaskular (ke pembuluh darah), intradermal (ke dalam kulit), maupun subkutan (di bawah kulit).
Komposisi Vaksin
- Setelah serbuk injeksi dilarutkan dengan pelarut, setiap 1 dosis (0,5 mL) mengandung:
- Zat Aktif: Protein F prefusi yang distabilkan RSV subkelompok A sebanyak 60 µg, dan Protein F prefusi yang distabilkan RSV subkelompok B sebanyak 60 µg. (Antigen ini diproduksi dalam sel Ovarium Hamster Tiongkok melalui teknologi DNA rekombinan).
- Bahan Tambahan (Eksipien) Serbuk Injeksi: Trometamol, Trometamol hidroklorida, Sukrosa, Manitol, Polisorbat 80, dan Natrium klorida.
- Pelarut (Pengencer): Air untuk injeksi.
Efek Samping
- Pada Ibu Hamil: Nyeri di lokasi injeksi, sakit kepala, dan nyeri otot/myalgia
- Pada Individu Berusia 18 Tahun ke Atas: Kelelahan/keletihan, sakit kepala , nyeri di lokasi injeksi , dan nyeri otot/mialgia.
Kontraindikasi
ABRYSVO tidak boleh diberikan kepada individu yang memiliki alergi (hipersensitivitas) terhadap zat aktif atau bahan tambahan/eksipien apa pun yang terdapat di dalam vaksin ini.