Hotline 0271732122

Twinrix

Indikasi

  • Twinrix diindikasikan untuk orang dewasa, remaja, dan anak-anak usia 2 hingga 15 tahun yang tidak memiliki kekebalan, yang berisiko terkena infeksi hepatitis A dan hepatitis B.
  • Vaksin ini diberikan kepada individu yang belum pernah divaksinasi atau belum menyelesaikan rangkaian vaksinasi hepatitis B.

Jadwal Vaksinasi

  • Dosis: Dosis yang direkomendasikan adalah 1,0 mL untuk orang dewasa, remaja, dan anak-anak berusia 2-15 tahun.
  • Jadwal Dewasa dan Remaja (≥ 16 tahun): Jadwal standar terdiri dari 3 dosis, yaitu pada bulan ke-0, 1, dan 6. Pada keadaan khusus (misalnya akan bepergian dalam waktu dekat), dapat menggunakan jadwal 3 suntikan pada hari ke-0, 7, dan 21, yang kemudian wajib diikuti dengan dosis keempat pada bulan ke-12.
  • Jadwal Anak-anak (Usia 2-15 tahun): Jadwal standar terdiri dari 2 dosis, yaitu dosis pertama pada tanggal yang dipilih, dan dosis kedua antara 6 hingga 12 bulan setelah dosis pertama.
  • Cara Pemberian: Vaksin disuntikkan secara intramuskular (ke dalam otot) di daerah deltoid (lengan atas) untuk orang dewasa, remaja, dan anak-anak. Pada bayi, penyuntikan dapat dilakukan di paha bagian anterolateral. Vaksin ini sama sekali tidak boleh diberikan ke dalam pembuluh darah (intravaskular).

Komposisi Vaksin

  • Setiap satu dosis (1,0 mL) mengandung:
    • Bahan Aktif: Virus Hepatitis A inaktif sebanyak 720 ELISA Units dan Antigen permukaan Hepatitis B sebanyak 20 µg.
    • Ajuvan: Diadsorpsi pada aluminium hidroksida dan aluminium fosfat.
    • Zat Tambahan (Eksipien): Natrium klorida (sodium chloride) dan air untuk injeksi.
    • Residu/Keterangan Lain: Terdapat sisa asam amino untuk injeksi, formaldehida, neomisin sulfat, dan polisorbat 20 dari proses pembuatannya.

Efek Samping

  • Pada Dewasa dan Remaja (≥ 16 tahun): Sakit kepala, rasa sakit dan kemerahan di area suntikan, serta kelelahan.
  • Pada Anak-anak (Usia 1-15 tahun): Kehilangan nafsu makan, mudah marah, rewel, sakit kepala, kelelahan, serta rasa sakit dan kemerahan di area suntikan.

Kontraindikasi 

  • Twinrix tidak boleh diberikan (dikontraindikasikan) kepada individu yang diketahui memiliki alergi atau hipersensitivitas terhadap zat/kandungan apa pun di dalam vaksin ini.
  • Vaksin ini juga tidak boleh diberikan kepada individu yang pernah menunjukkan tanda-tanda alergi (hipersensitivitas) setelah menerima pemberian Twinrix, atau setelah pemberian vaksin tunggal (monovalen) hepatitis A maupun hepatitis B sebelumnya.
  • Vaksinasi harus ditunda apabila pasien sedang menderita penyakit demam akut yang parah.